BlackBerry Ota, BlackBerry Offline, BlackBerry AppWorld, BlackBerry Tools, BlackBerry Repository Apps, Font CJK, Font Cod

BlackBerry Ota, BlackBerry Offline, BlackBerry AppWorld, BlackBerry Tools, BlackBerry Repository Apps, Font CJK, Font Cod

Senin, 20/05/2013 09:17 WIB
Senin, 20/05/2013 08:14 WIB
Senin, 20/05/2013 07:58 WIB
Senin, 20/05/2013 07:41 WIB
Senin, 20/05/2013 07:27 WIB
Minggu, 19/05/2013 13:58 WIB
Minggu, 19/05/2013 13:46 WIB
Minggu, 19/05/2013 13:30 WIB
Minggu, 19/05/2013 13:24 WIB
Minggu, 19/05/2013 13:21 WIB


Survei: Megawati Masih Berpeluang Jadi Presiden

 

Megawati Soekarnoputri 

 

Jakarta (KATAKAMI.COM) - Pemilihan Presiden (Pilpres) masih 3 tahun lagi. Namun berbagai survei sudah muncul untuk memperkirakan siapa yang bisa menjadi presiden Indonesia masa datang. Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dianggap salah satu kandidat yang memiliki peluang. 

Survei yang dilakukan Jaringan Suara Indonesia (JSI) menunjukkan Mega diramalkan memperoleh suara 
23,8 persen jika Pilpres diadakan hari ini. Perolehan suara kedua terbanyak akan diperoleh Prabowo Subianto 17,6 persen kemudian Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie 13,7 persen, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa 4,9 persen dan Menko Polkam Djoko Suyanto 1,1 persen. 

"Sedangkan 38,8 persen responden mengaku belum memutuskan akan memilih siapa," kata Direktur eksekutif Jaringan Survei Indonesia Widdi Aswindi dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (23/10/20110).

Widdi mengatakan, tokoh-tokoh lain masih kurang dikenal masyarakat. Rendahnya tingkat pengenalan ini menjadi salah satu bukti belum ada calon yang sungguh-sungguh ingin menjadi Capres. 

"Ini juga berbahaya bagi demokrasi Indonesia karena waktu yang terbatas pengenalan kandidat dengan publik akan mereduksi tiap kandidat yang ada," katanya. 

Sedangkan untuk Partai Politik, survei menunjukkan Partai Demokrat masih teratas. Dari survei PD menduduki peringat pertama dengan 18,2 persen, disusul Golkar 15,1 persen, PDIP 12,6 persen dan PAN 4,2 persen. "Sedangkan 31,2 persen responden mengaku belum memutuskan pilihannya," katanya. 

Survei ini dilakukan 10-15 Oktober degaan metode multistage random samping dengan jumlah responden 1.200 orang. Survei dilakukan di 33 provinsi dengan metode pengumpulan data dengan cara wawancara tatap muka dengan kuesioner. Margin of error survei itu 2,9 persen.

Sementara itu, Ketua DPP Bidang Organisasi dan Kepemudaan PDIP Maruarar Sirait menyatakan, Megawati bisa saja maju lagi menjadi calon Presiden jika hasil survei menunjukkan masih banyak rakyat yang memilihnya. 

"Kita tidak akan paksakan Ibu Mega untuk maju 2014 kalau surveinya tidak bagus. Tapi kalau surveinya bagus, kesehatannya oke, faktor-faktor internal mendukung, saya rasa tidak ada alasan untuk tidak maju. Kita akan mengalir saja tidak ada yang melarang dan memaksa untuk maju," katanya.

Ketika ditanya mengenai reaksi Megawati mengenai kemungkinan kembali menjadi capres, Maruarar mengatakan Mega hanya tersenyum. "Ibu Mega senyum saja. Dia bilang mengalir saja. Saya rasa dia sudah sangat matang menjadi politisi," katanya. 

Maruarar mengatakan semua suevei menyatakan Megawati nomor satu, sedangkan perolehan suara untuk PDIP sendiri bervariasi. Menurutnya ini menunjukkan suara Mega sangat kuat. 

"Secara tidak langsung menunjukkan suara Ibu Mega lebih besar dari suara partai," katanya. 

Mengenai kondisi kesehatan, Maruarar masih yakin Mega masih kuat. "Secara fisik menurut saya sangat kuat, dari segi kesehatan sebulan ini beliau kemana-kemana apa beliau tidak kuat?" katanya.  (*)

 

 

SUMBER : DETIK

<< kembali