Megawati Soekarnoputri
Jakarta (KATAKAMI.COM) - Pemilihan Presiden (Pilpres) masih 3 tahun lagi. Namun
berbagai survei sudah muncul untuk memperkirakan siapa yang bisa menjadi
presiden Indonesia masa datang. Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dianggap
salah satu kandidat yang memiliki peluang.
Survei yang dilakukan Jaringan Suara Indonesia (JSI)
menunjukkan Mega diramalkan memperoleh suara
23,8 persen jika Pilpres diadakan hari ini. Perolehan suara
kedua terbanyak akan diperoleh Prabowo Subianto 17,6 persen kemudian Ketua Umum
Golkar Aburizal Bakrie 13,7 persen, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa 4,9 persen dan
Menko Polkam Djoko Suyanto 1,1 persen.
"Sedangkan 38,8 persen responden mengaku belum
memutuskan akan memilih siapa," kata Direktur eksekutif Jaringan Survei
Indonesia Widdi Aswindi dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto,
Jakarta, Minggu (23/10/20110).
Widdi mengatakan, tokoh-tokoh lain masih kurang dikenal
masyarakat. Rendahnya tingkat pengenalan ini menjadi salah satu bukti belum ada
calon yang sungguh-sungguh ingin menjadi Capres.
"Ini juga berbahaya bagi demokrasi Indonesia karena
waktu yang terbatas pengenalan kandidat dengan publik akan mereduksi tiap
kandidat yang ada," katanya.
Sedangkan untuk Partai Politik, survei menunjukkan Partai
Demokrat masih teratas. Dari survei PD menduduki peringat pertama dengan 18,2
persen, disusul Golkar 15,1 persen, PDIP 12,6 persen dan PAN 4,2 persen.
"Sedangkan 31,2 persen responden mengaku belum memutuskan
pilihannya," katanya.
Survei ini dilakukan 10-15 Oktober degaan metode multistage
random samping dengan jumlah responden 1.200 orang. Survei dilakukan di 33
provinsi dengan metode pengumpulan data dengan cara wawancara tatap muka dengan
kuesioner. Margin of error survei itu 2,9 persen.
Sementara itu, Ketua DPP Bidang Organisasi dan Kepemudaan
PDIP Maruarar Sirait menyatakan, Megawati bisa saja maju lagi menjadi calon
Presiden jika hasil survei menunjukkan masih banyak rakyat yang memilihnya.
"Kita tidak akan paksakan Ibu Mega untuk maju 2014
kalau surveinya tidak bagus. Tapi kalau surveinya bagus, kesehatannya oke,
faktor-faktor internal mendukung, saya rasa tidak ada alasan untuk tidak maju.
Kita akan mengalir saja tidak ada yang melarang dan memaksa untuk maju,"
katanya.
Ketika ditanya mengenai reaksi Megawati mengenai kemungkinan
kembali menjadi capres, Maruarar mengatakan Mega hanya tersenyum. "Ibu
Mega senyum saja. Dia bilang mengalir saja. Saya rasa dia sudah sangat matang
menjadi politisi," katanya.
Maruarar mengatakan semua suevei menyatakan Megawati nomor
satu, sedangkan perolehan suara untuk PDIP sendiri bervariasi. Menurutnya ini
menunjukkan suara Mega sangat kuat.
"Secara tidak langsung menunjukkan suara Ibu Mega
lebih besar dari suara partai," katanya.
Mengenai kondisi kesehatan, Maruarar masih yakin Mega masih
kuat. "Secara fisik menurut saya sangat kuat, dari segi kesehatan sebulan
ini beliau kemana-kemana apa beliau tidak kuat?" katanya. (*)
SUMBER : DETIK