BlackBerry Ota, BlackBerry Offline, BlackBerry AppWorld, BlackBerry Tools, BlackBerry Repository Apps, Font CJK, Font Cod

BlackBerry Ota, BlackBerry Offline, BlackBerry AppWorld, BlackBerry Tools, BlackBerry Repository Apps, Font CJK, Font Cod

Sabtu, 25/05/2013 18:20 WIB
Sabtu, 25/05/2013 16:23 WIB
Sabtu, 25/05/2013 12:56 WIB
Sabtu, 25/05/2013 06:27 WIB


Baru Sehari Menjabat PM Mesir, Kamal Al-Ganzuri Didemo Massa

 

 

 

Kairo (KATAKAMI.COM) - Baru sehari menjadi Perdana Menteri Mesir, Kamal Al-Ganzuri ditolak oleh masyarakat Mesir. Warga Mesir menganggap Ganzuri tak ubahnya seperti pemimpin Mesir sebelumnya.

Ribuan demonstran yang masih memadati Tahrir Square langsung menolak ditunjuknya Ganzuri oleh Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata (SCAF). Ganzuri dianggap bukan sosok yang pas untuk memimpin masa transisi ke demokrasi di Mesir.

"Kami tidak ingin seseorang yang telah dipilih oleh Dewan Militer, kami ingin seorang warga sipil yang bersama kami di Tahrir selama revolusi, seseorang yang mendapat kepercayaan dari rakyat," kata pengunjuk rasa, Omar Abdel Mansur, seperti dilansir AFP, Sabtu (26/11/2011).

Ribuan pengunjuk rasa masih bertahan di Tahrir Square, sementara ratusan lainnya bergerak menuju kantor kabinet terdekat untuk memblokir Ganzuri untuk memasuki gedung. Mereka terus meneriakkan yel-yel "revolusi" dan "Ganzuri adalah sisa-sisa rezim lama."

Salah seorang pengunjuk rasa lainnya, Muhammad Khattab (30) berteriak lantang, "Para pemuda Tahrir telah mengusulkan (beberapa) nama, satu dari mereka layak dipilih," teriak Khattab.

Khattab melanjutkan, kesalahan terbesar rakyat Mesir adalah mereka selama ini cuma berfikir untuk menggulingkan Husni Mubarak, tanpa berfikir regenerasi yang tepat untuk memimpin Mesir.

"Kesalahan kita dalam revolusi (Januari-Februari) adalah berpikir bahwa kita hanya untuk menggulingkan Mubarak."

Para pengunjuk rasa mengusulkan daftar calon presiden untuk membentuk Dewan Kepemimpinan Sipil, termasuk mantan Kepala Badan Pengawas Nuklir PBB Mohamed ElBaradei. Elbaradei dikenal sebagai pembangkang terkemuka selama pemerintahan Mubarak.   (*)

 

 

 

SUMBER : DETIK 

<< kembali