(KATAKAMI.COM) --- Seorang pria Palestina tewas pada Jumat (15/6) dalam bentrokan antara
militer Libanon dan pengungsi Palestina di wilayah utara negara itu.
Demkikian disampaikan beberapa sumber keamanan dan pemimpin kamp
pengungsi. Satu sumber keamanan mengatakan, sedikitnya empat orang
Palestina cedera.
Namun seorang pemimpin kamp pengungsi menyebutkan jumlah warga
Palestina yang terluka mencapai 23. Warga masih dilanda ketegangan
setelah bentrokan berhenti.
Banyak orang melemparkan batu dan memblokade jalan-jalan di dekat
kamp itu yang terletak tidak jauh dari kota pelabuhan Tripoli, Libanon
utara.
Pasukan mengepung daerah-daerah sekitar kamp pengungsi Nahr al-Bared
yang hancur pada 2007 ketika militer Libanon terlibat dalam pertempuran
dengan militan di sana.
Bentrokan Jumat itu meletus ketika militer berusaha menghentikan
pertengkaran antara dua orang Palestina di kamp itu, kata penduduk.
Sejumlah orang merespons dengan melemparkan batu. Insiden itu
memanas dengan tembakan senapan. "Penduduk menyalahkan kekerasan itu
pada pasukan," kata beberapa pemimpin kamp.
Namun sumber-sumber keamanan menekankan bahwa korban yang tewas tidak terkena tembakan aparat.
Ketegangan belum mereda di sekitar wilayah kumuh pesisir itu sejak
2007, ketika militer bergerak masuk untuk memerangi kelompok Fatah
al-Islam yang terinspirasi Al-Qaeda. (*)
SUMBER : MEDIA INDONESIA ONLINE