Cianjur (KATAKAMI.COM) --- Konflik di Suriah belum ada tanda-tanda
mereda. Kondisi itu membuat keluarga tenaga kerja Indonesia (TKI) yang
bekerja di Suriah resah. Salah satunya keluarga Anisah binti Ocang.
Wanita asal Kampung Sindanglaka, Cianjur, Jawa Barat, itu bekerja di
Suriah sejak tahun lalu. Menurut Angga Hari, biasanya tiap bulan ibunya
selalu menelepon. Selain itu, Anisah juga rutin mengirim uang.
Dua bulan terakhir kebiasaan itu tidak lagi dilakukan Anisah. Angga dan
keluarga di Cianjur resah. Apalagi, tayangan di televisi menggambarkan
konflik bersenjata di Suriah masih berkecamuk. Keluarga sudah mencoba
menghubungi Anisah. Namun, telepon selulernya tidak aktif.
Anisah berangkat melalui peusahaan jasa tenaga kerja Agesa Asa Jaya.
Wanita dua anak ini bekerja pada majikan yang bernama Sawabakur di Kota
Aletto.
Menurut Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Cianjur
Ubaidillah, sedikitnya ada 57 tenaga kerja wanita asal Cianjur bekerja
di Suriah. Hingga kini belum ada kabar nasib mereka. (*)
SUMBER : METRO TV NEWS