(KATAKAMI.COM) ---- Mantan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy tersandung masalah terkait kampanye kepresidenan yang dilakukannya 2007 silam. Dia diduga menerima pendanaan ilegal.
Sarkozy pun harus rela rumah dan kantornya digeledah polisi kriminal finansial Paris dalam rangka mencari alat bukti atas kasus dana ilegal kampanye.
Kantor berita BBC Selasa 3 Juli 2012 melaporkan, penggeledahan dilakukan setelah muncul kabar bahwa Sarkozy mendapat aliran dana ilegal dari Liliane Bettencourt, yang dikenal sebagai wanita terkaya di Perancis, saat kampanye.
Bettencourt adalah pewaris raksasa perusahaan kosmetik LOreal. Dilansir dari laman Russia Today, Bettencourt diduga menyumbang dana kampanye jauh lebih besar dari yang telah ditetapkan untuk Sarkozy.
Selama ini Sarkozy mendapat kekebalan dari proses hukum karena jabatannya sebagai kepala negara. Namun, kekebalan itu sudah kadaluarsa terhitung sejak 16 Juni lalu. Sehingga mantan ketua partai tengah-kanan UMP itu harus bersiap menghadapi serentetan tuduhan lain yang menantinya.
Firma hukum yang sebagian sahamnya dimiliki suami Carla Bruni ini pun juga tidak luput dari penggeledahan. Nicolas Sarkozy sendiri menolak semua tudingan miring yang dialamatkan padanya. (*)
SUMBER : VIVANEWS