BlackBerry Ota, BlackBerry Offline, BlackBerry AppWorld, BlackBerry Tools, BlackBerry Repository Apps, Font CJK, Font Cod

BlackBerry Ota, BlackBerry Offline, BlackBerry AppWorld, BlackBerry Tools, BlackBerry Repository Apps, Font CJK, Font Cod

Sabtu, 25/05/2013 12:56 WIB
Sabtu, 25/05/2013 06:27 WIB
Jumat, 24/05/2013 08:11 WIB


Bulutangkis Indonesia kalah di 16 besar Olimpiade London

 

Sebagaimana Simon Santoso dan Adrianti Firdasari, Taufik Hidayat melaju ke 16 besar setelah mengalahkan Pablo Abian (Sppanyol) di Wembley Arena, Olimpiade London 2012, Selasa kemarin. Namun akhirnya terhenti di situ dalam olimpiade itu. Bebuyutannya dari China, Lin Dan, menghentikan perlawanan Hidayat 9-21, 12-21. 

 

 

London (KATAKAMI.COM) - Atlet-atlet bulutangkis kebanggaan Indonesia kalah dalam babak 16 besar Olimpiade London 2012, hingga Rabu malam. Mereka, Simon Santoso, veteran Taufik Hidayat, dan Adrianti Firdasari, kalah telak dalam dua babak pertandingan saja. 


Menang straight set 21-12, 21-8, Lee Chong Wei ungguli pebulutangkis Indonesia, Simon Santoso, di babak 16 besar cabang bulutangkis Olimpiade London 2012. Seniornya, Hidayat, juga ditundukkan dengan angka 9-21 dan 12-21 oleh bebuyutannya dari China, Lin Dan, yang sama-sama senior di nomor bergengsi tunggal putera dunia.

Satu-satunya unggulan tunggal puteri Indonesia, Adrianti Firdasari, juga bernasib sama setelah habis-habisan menunjukkan perlawanan atas Wang Xin dari China. Firdasari diganjar angka 15-21, 8-21 oleh Wang.

Thailand, India, Taiwan, Denmark, Korea Selatan, dan Jepang, selain China, mampu mereguk kemenangan atas rival-rivalnya di nomor tunggal putera dan tunggal puteri bulutangkis Olimpiade London 2012 ini.

Berikut ini hasil pertandingan hingga 16 besar bulutangkis Olimpiade London. Rabu malam waktu setempat. 

Tunggal putera: Lee Chong Wei (Mal) - Simon Santoso (Ina) 21-12, 21-8, Kashyap Parupalli (India) - Niluka Karunaratne (Sri) 21-14, 15-21, 21-9, Chen Long (Cina) - Wing Ki Wong (Hong Kong) 21-17, 21-17, Peter Gade (Denmark) - Son Wan-Ho (Korea) 21-9, 21-16, Lee Hyun-Il (Korea) - Jan Jorgensen (Denmark) 21-17, 21-13, Chen Jin (China) - Marc Zwiebler (Jerman) 19-21, 21-12, 219, Sho Sasaki (Jpng) - Kevin Cordon (Gua) 23-21, 21-10, dan Lin Dan (China) - Taufik Hidayat (Ina) 21-9, 21-12

Tunggal puteri : Wang Yihan (China) - Bae Yeon-Ju (Korea) 15-21, 21-14, 21-14, Shao Chieh Cheng (Taipei) - Gu Juan (Singapura) 21-18, 21-10, Saina Nehwal (India) - Yao Jie (Belanda) 21-14, 21-16, Tine Baun (Denmark) - Sayaka Sato (Jepang) - mundur, Pui Yin Yip (Hong Kong) - Pi Hongyan (Prancis) 13-21, 21-12, 21-16, Li Xuerui (China) - Tzu Ying Tai (Taipei) 21-16, 23-21, dan Inthanon Ratchanok (Thailand) - Juliane Schenk (Jerman) 21-16, 21-15

Ganda puteri perempat final: Valeria Sorokina/Nina Vislova (Rusia) - Michelle Edwards/Annari Viljoen (RSA) 21-9, 21-7, Tian Qing/Zhao Yunlei (China) - Wen Hsing Cheng/Yu Chin Chien (Taipei) 21-10, 21-14, Alex Bruce/Michele Li (Kanada) - Leanne Choo/Renuga Veeran (Australia) 21-9, 18-21, 21-18, dan Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa (Jepang) - Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen (Denmark) 22-20, 21-10.   (*)
 
 
 
 
SUMBER : ANTARA 
<< kembali