BlackBerry Ota, BlackBerry Offline, BlackBerry AppWorld, BlackBerry Tools, BlackBerry Repository Apps, Font CJK, Font Cod

BlackBerry Ota, BlackBerry Offline, BlackBerry AppWorld, BlackBerry Tools, BlackBerry Repository Apps, Font CJK, Font Cod

Senin, 20/05/2013 08:14 WIB
Senin, 20/05/2013 07:58 WIB
Senin, 20/05/2013 07:41 WIB
Senin, 20/05/2013 07:27 WIB
Minggu, 19/05/2013 13:58 WIB
Minggu, 19/05/2013 13:46 WIB
Minggu, 19/05/2013 13:30 WIB
Minggu, 19/05/2013 13:24 WIB
Minggu, 19/05/2013 13:21 WIB


Atlet Uzbekistan dikeluarkan karena doping

 

Atlet senam Uzbekistan Luiza Galiulina menjadi atlet kedua yang terusir dari arena gara-gara positif doping (Reuters) 

 

 

London (KATAKAMI.COM) - Atlet senam Uzbekistan, Luiza Galiulina menjadi atlet ketiga yang dikeluarkan dari Olimpiade London 2012, karena menggunakan obat penambah stamina (doping) yang berjenis Furosemid.

Pada 29 Juli, Galiulina sudah dilarang untuk bertanding sementara, terkait sampel urine yang menunjukkan indikasi menggunakan obat-obatan semacam doping.

"Berkas atlet nanti akan dikirimkan ke federasi senam internasional (FIG) agar bisa mempertimbangkan tindakan lebih lanjut sesuai dengan kewenangannya," kata Komite Olimpiade Internasional (IOC) seperti dikutip Reuters.

Atlet berusia 20 tahun itu, yang juga berlaga pada Olimpiade Beijing 2008 akan menghadapi sanksi paling lama dua tahun larangan bertanding. Sanksi tersebut mempertimbangkan Galiulina yang baru pertama kali terkena kasus doping.

Furosemide sering dijual dengan merk dagang Lasix. Penggunaannya bisa dimanfaatkan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan gagal jantung.

Obat tersebut juga bisa digunakan untuk mencegah kuda mengalami pendarahan selama balapan.

Keluarnya Galiulina dari olimpiade mengikuti atlet angkat besi Albania, Hysen Pulaku yang lebih dahulu positif menggunakan anabolic steroid. Atlet lari asal St Kitts dan Nevis, Tameka Williams juga dilarang bertanding di London karena mengaku menggunakan zat terlarang.

IOC mengatakan akan melakukan setidaknya 5000 tes, yang mengecek sampel 3800 urin dan 1200 sampel darah selama Olimpiade London 2012.   (*)

 

 

SUMBER : ANTARA 

<< kembali