(KATAKAMI.COM) --- Presiden Rusia Vladimir Putin mendesak agar pihak pasukan North Atlantic Treaty Organization (NATO) untuk menyelesaikan apa yang telah mereka mulai di Rusia. Putin mengkritik penarikan pasukan NATO secara menyeluruh pada 2014.
Putin mengkhawatirkan, penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) beserta sekutunya dalam pasukan NATO, akan berdampak buruk pada wilayah Asia Tengah yang dikuasai Rusia. Wilayah ini bisa rapuh terhadap aksi kekerasan dan penyelundupkan narkoba.
"Amat diselesaikan jika banyak pihak dalam operasi ini memikirkan cara untuk keluar dari sana (Afghanistan). Mereka sendiri yang memegang tanggungjawab ini dan harus menyelesaikannya hingga akhir," ujar Putin, seperti dikutip Reuters, Kamis (2/8/2012).
"Bila tidak ada aturan di Afghanistan, maka wilayah perbatasan kami tidak akan aman. Pemimpin Afghanistan saat ini akan memiliki kesulitan mengendalukan situasi. Kehadiran pasukan NATO menunjukkan fungsi keamanan sebenarnya," imbuhnya.
Putin menambahkan, pihaknya akan membantu NATO agar tidak ada lagi pertempuran terjadi di Afghanistan. Selama ini Rusia mendukung operasi NATO dengan membolehkan wilayah mereka di Ulyanovsk, untuk dilewati truk pasokan milik pasukan NATO. Umumnya logistik yang dikirimkan ini bukanlah logistik persenjataan.
Rute pasokan ini memang penting bagi operasi NATO di Afghanistan serta rencana penarikan pasukannya. Dibukanya rute pasokan, tentu mempermudah NATO dalam melaksanakan pekerjaannya. (*)
SUMBER : OKEZONE