BlackBerry Ota, BlackBerry Offline, BlackBerry AppWorld, BlackBerry Tools, BlackBerry Repository Apps, Font CJK, Font Cod

BlackBerry Ota, BlackBerry Offline, BlackBerry AppWorld, BlackBerry Tools, BlackBerry Repository Apps, Font CJK, Font Cod

Kamis, 20/06/2013 12:43 WIB
Kamis, 20/06/2013 09:27 WIB
Kamis, 20/06/2013 09:07 WIB
Kamis, 20/06/2013 08:58 WIB
Kamis, 20/06/2013 08:55 WIB
Rabu, 19/06/2013 15:29 WIB


Australia Beri Rp247 M Untuk HIV di Papua

Untuk mendukung peningkatan akses terhadap layanan HIV/AIDS di Papua. 

 

 

(KATAKAMI.COM)  ---  Australia memberikan bantuan sebesar A$25 juta (Rp247 miliar) untuk membantu Indonesia meningkatkan akses warga terhadap layanan HIV di Papua dan Papua Barat. Bantuan ini merupakan bagian dari Kemitraan HIV senilai A$100 juta antara Australia dan Indonesia periode 2008-2016.

Pemegang jabatan sementara Pimpinan AusAID Indonesia, Mat Kimberley, juga akan berkunjung ke Papua bersama Menteri Kesehatan RI, Dr Nafsiah Mboi, untuk melihat secara langsung bagaimana kemitraan kedua negara bermanfaat bagi kehidupan mereka yang hidup dengan HIV. 

“Australia memiliki keprihatinan yang sama dengan Indonesia mengenai epidemi HIV di Papua dan Papua Barat, yang memiliki prevalensi HIV tertinggi di Indonesia," ungkap Kimberley dalam keterangan tertulis yang dikirim ke VIVAnews.  

Bantuan Australia ini, lanjut Kimberley, akan mendukung peningkatan akses terhadap layanan HIV dan meningkatkan jumlah orang yang menerima perawatan serta pengobatan yang dibutuhkan. "Program ini juga akan membantu masyarakat untuk melakukan tes dan pengobatan penyakit yang terkait, terutama tuberkulosis dan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual," kata Kimberley. 

Selain itu, the Clinton Health Access Initiative (CHAI)--sebagai mitra pelaksana--akan bekerjasama dengan instansi pemerintah, termasuk pemerintah provinsi Papua dan Papua Barat, untuk membantu mereka memimpin, mengelola serta mendanai respons terhadap HIV.

Pemerintah Australia, melalui program bantuannya, AusAID dan Pemerintah Indonesia telah lama melawan penyebaran HIV di Papua dan Papua Barat sejak 2004. Program baru Peningkatan Kualitas dan Akses terhadap Layanan Perawatan dan Pengobatan HIV (REACH) akan dibangun berdasarkan keberhasilan kemitraan yang sudah terjalin.  (*)

 

 

SUMBER : VIVANEWS 

<< kembali