California (KATAKAMI.COM) --- Robot penjelajah ruang angkasa buatan NASA, Curiosity, kembali mengirimkan foto pemandangan menakjubkan dari planet Mars. Foto yang dirilis oleh NASA tersebut merupakan gabungan dari foto pemandangan 360 derajat yang ada di sekitar Curiosity.
Foto panorama dengan gambar berwarna tersebut diambil dengan menggunakan kamera navigasi MastCams yang ada di bagian kepala Curiosity yang terlihat seperti mata. Mozaik panorama Mars tersebut merupakan gabungan dari 130 foto yang terpisah yang diambil oleh Curiosity.
Dalam foto yang didominasi warna cokelat kemerahan ini, terlihat hamparan tanah Mars yang diwarnai pasir dan kerikil. Di kejauhan tampak dinding kawah Gale yang menjadi lokasi pendaratan Curiosity, sedangkan di sisi lainnya tampak gundukan tinggi yang ditutupi bebatuan. Dinding kawah tersebut merupakan Mount Sharp yang terbentuk sejak lama di Mars.
Sedangkan gundukan tinggi tersebut diduga menyimpang sejarah geologi Mars dan menjadi target utama eksplorasi Curiosity. Di bawah gundukan dan bebatuan tersebut bisa dicari bukti apakan planet merah ini memang menyerupai bumi atau tidak. Demikian seperti dilansir oleh Daily Mail, Jumat (10/8/2012).
Selain foto panorama Mars, Curiosity juga mengirimkan foto dirinya sendiri. Dalam foto hitam putih tersebut, Curiosity mengambil gambar kerangkanya sendiri secara melingkar. Total ada 8 foto yang diambil oleh Curiosity, yang jika disatukan akan membentuk gambar tiga dimensi.
Menjalani 3 hari penuh di Mars, NASA mengklaim Curiosity mampu berfungsi dengan baik. "Curiosity terus berfungsi dengan sempurna," klaim manajer misi NASA ke Mars, Michael Watkins, dalam briefing kepada wartawan. "Mampu menjalankan seluruh aktivitas yang dijadwalkan (tanpa halangan)," imbuhnya.
Saat ini, aktivitas Curiosity di Mars lebih kepada pengecekan sejumlah peralatan dan instrumen, seperti instrumen untuk mencari komposisi mineral yang terkandung dalam tanah dan bebatuan Mars, kemudian untuk menganalisa sampel tanah dan atmosfer Mars untuk mencari tahu kandungan senyawa organiknya. Lalu instrumen untuk mendeteksi sisa-sisa air yang terjebak di dalam bebatuan, dan pengunaan sinar X untuk mengidentifikasi senyawa kimia di dalam bebatuan dan tanah di planet merah tersebut.
Ketika Curiosity memulai hari keempatnya di Mars, sekitar Jumat pagi waktu AS, maka pengendali otomatisnya akan kembali melakukan pemeriksaan tambahan terhadap instrumen Curiosity. Selain itu juga mempersiapkan upgrade perangkat lunak komputer utama Curiosity. Selama proses upgrade berlangsung mulai hari ke-5, aktivitas lainnya akan dihentikan sementara hingga 4 hari ke depan. (*)
SUMBER : DETIK